7 Manfaat Melon: Nutrisinya Bisa Mengatasi Banyak Penyakit - RUPASEHAT

7 Manfaat Melon: Nutrisinya Bisa Mengatasi Banyak Penyakit

Manfaat melon – Jika berbicara mengenai buah-buahan, maka hal pertama yang muncul di benak kita pastilah vitamin dan mineral. Faktanya, hampir semua jenis buah-buahan yang bisa dimakan memang mampu mendukung kesehatan tubuh secara alami, tak terkecuali buah melon yang manis dengan tekstur ringan.

manfaat melon

Manfaat kesehatannya tersebut datang dari kandungannya yang rendah akan natrium, lemak jenuh, serta kolesterol. Ditambah lagi, buah melon dikemas dengan sejumlah nutrisi penting seperti serat, vitamin K, kalium, dan tembaga dengan kadar yang sangat baik. Tak lupa juga memberikan vitamin C dan vitamin B6 dengan jumlah yang sangat lumayan.

Menurut self.com, dari 177 gram melon saja sudah mengandung sejumlah nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 64
  • Karbohidrat: 16 gram
  • Serat: 1,4 gram
  • Protein: 1 gram
  • Vitamin C: 53% AKG
  • Vitamin B6: 8%
  • Folat: 8%
  • Vitamin K: 6%
  • Kalium: 12%
  • Magnesium: 4%

Meskipun buah melon mengandung sejumlah nutrisi yang memukau, pastikan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Kandungan kalium dan vitamin C di dalamnya bisa memberikan efek samping yang lumayan berbahaya jika didapatkan dalam jumlah besar.

Kelebihan kalium dalam tubuh bisa memicu sejenis kondisi serius yang disebut sebagai hiperkalemia. Sementara kelebihan vitamin C bisa memicu gangguan perut dan asam lambung.

Sebaliknya, jika anda mampu mengonsumsi melon dalam jumlah wajar secara teratur, maka manfaat melon untuk kesehatan bisa anda petik setiap harinya. Adapun khasiatnya sudah dijabarkan di bawah ini secara lengkap.

Manfaat Melon Bagi Kesehatan

1. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Dengan kandungan sebanyak 53% vitamin C per porsinya, maka buah melon bisa mendukung sistem kekebalan tubuh menjadi lebih baik lagi. Sistem imun yang kuat bisa membuat anda terhindar dari penyakit, terutama jenis yang disebabkan oleh infeksi.

Sebagai bagian dari keluarga antioksidan yang ampuh serta berperan sebagai kofaktor bagi keluarga enzim pengatur biosintetik dan gen, vitamin C dalam buah melon akan berkontribusi pada pertahanan sistem kekebalan tubuh dengan cara mendukung berbagai fungsi seluler, baik dari sistem bawaan maupun adaptif.

Meskipun peran vitamin C terhadap limfosit tubuh kita masih belum dimengerti secara pasti, akan tetapi khasiatnya dalam meningkatkan diferensiasi dan proliferasi sel B dan sel T sudah terbukti dengan begitu jelas. Jadi tak heran jika kekurangan asupannya bisa menyebabkan gangguan kekebalan dan kerentanan terhadap infeksi.

Satu porsi (177 gram) per hari tentunya sudah lebih dari cukup untuk memanfaatkan melon sebagai bagian dari gaya hidup dan pola makan anda yang sehat. Gabungkan pula asupan vitamin C dari sayuran dan jenis buah-buahan yang lainnya.

Baca juga: 15 Manfaat Buah Bit yang Harus Kamu Ketahui

2. Mengurangi Tekanan Darah

Buah melon tentunya sudah dikenal sebagai makanan yang rendah akan natrium tetapi tinggi akan kalium, sehingga bisa mendukung tekanan darah anda menjadi normal dan sehat.

Kadar kalium yang tinggi dalam tubuh sangatlah berperan penting terhadap proses pembersihan natrium melalui urinitas. Tak hanya itu saja, asupan melon juga dapat meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah sehingga berguna dalam melawan hipertensi.

Bahkan uji klinis telah menunjukkan bahwa kalium dalam bentuk suplemen saja sudah mampu memberikan efek penurunan terhadap tekanan darah secara signifikan, terutama pada bagi para penderita penyakit hipertensi.

Apalagi jika anda dapatkan kalium tersebut dalam bentuk makanan, maka akan jauh lebih menyehatkan dan rendah efek samping.

3. Mengatasi Konstipasi

Secara sederhananya, asupan serat dari makanan bisa mendukung fungsi pencernaan menjadi lebih baik lagi, atau bahkan mengatasi berbagai macam gangguan perut, terutama sembelit.

Asupan serat yang cukup juga nantinya akan digunakan oleh bakteri menguntungkan di usus besar anda, yang kemudian dijadikan makanan oleh mereka. Efeknya, sistem kekebalan tubuh akan meningkat dan berdampak pada kesehatan badan secara keseluruhan.

Tetapi hindari asupan melon saat anda tengah terkena diare. Seperti yang kita tahu bahwa diare dan konstipasi merupakan gangguan perut yang berseberangan. Artinya, jika buah hijau manis ini dapat mengatasi konstipasi dengan mudah, maka di saat yang bersamaan malah dapat memperparah diare anda.

Hal ini karena melon mengandung fruktosa dalam jumlah tinggi dan sangat sulit untuk dicerna oleh perut anda akibat kandungan serat yang dimilikinya.

4. Mengatur Kadar Gula Darah

Meskipun mengandung gula, tetapi melon tidak akan berdampak buruk pada penyakit diabetes anda. Malahan, buah ini mengandung sejumlah nutrisi penting seperti serat, vitamin B, elektrolit, serta karbohidrat berindeks glikemik rendah, sehingga menjadikannya makanan yang baik dalam menjaga energi sekaligus mengontrol kadar gula dalam darah anda.

Baca juga: 20 Manfaat Buah Naga untuk Kecantikan dan Kesehatan

Selain itu, diantara saudara-saudaranya seperti semangka, blewah, dan muskmelon, buah melon lebih berperan dalam mendukung pengobatan diabetes anda karena cenderung memiliki kandungan gula yang lebih sedikit.

Dengan begitu, buah melon bisa menjadi makanan alternatif bagi para penderita diabetes yang doyan mengonsumsi makanan-makanan manis yang sangat tabu dikonsumsi oleh mereka.

5. Mendukung Kesehatan Tulang

Menariknya, buah melon ternyata mengandung kalsium yang cukup baik. Dari 100 gramnya saja, anda akan mendapatkan sekitar 15 gram mineral tulang tersebut, yang juga berdampak positif terhadap kekuatan gigi anda.

Dikarenakan tubuh kita tidak akan mampu memproduksi kalsium secara mandiri, maka penting untuk selalu mendapatkan asupannya melalui makanan seperti susu sapi dan melon. Bahkan suplemen harus anda konsumsi jika mengalami malnutrisi dari mineral penting tersebut.

Ini karena kekurangan kalsium bisa membuat tulang menjadi lemah atau tidak tumbuh dengan baik. Salah satu jenis penyakit terkait yang bisa muncul adalah osteoporosis.

6. Mendukung Kesehatan Mata

Terutama jenis yang berwarna oranye, maka manfaat melon ini bisa sangat membantu meningkatkan kesehatan mata anda secara ampuh. Warna kuning tersebut menandakan bahwa ia mengandung sejumlah beta-karoten yang sangat memukau, yang kemudian akan diubah menjadi vitamin A setelah masuk ke dalam tubuh.

Vitamin A sendiri sangatlah dibutuhkan oleh mata anda demi terhindar dari rabun senja, mata kering, dan penyakit terkait indera penglihatan lainnya.

Ditambah lagi, buah melon mengandung senyawa antioksidan berbentuk zeaxanthin yang bertugas dalam menyaring paparan sinar biru berbahaya secara alami.

Sinar biru sendiri berasal dari gadget termasuk smartphone dan layar komputer. Paparannya yang berlebihan bisa membuat mata menegang dan merusak sel-sel retina anda secara perlahan namun pasti.

Baca juga: 11 Manfaat Buah Alpukat untuk Kesehatan Ibu Hamil

7. Mencegah Dehidrasi

Untuk bisa terhindar dari dehidrasi, bukan hanya air dan natrium saja yang anda butuhkan, tetapi juga mineral penting yang disebut sebagai elektrolit.

Elektrolit tersebut tentunya juga terkandung di dalam buah melon yang manis dan menyegarkan. Ditambah lagi, isi dari buah ini pun terdiri dari 90% air bersama dengan sejumlah eketrolit penting termasuk kalium, magnesium, natrium, dan kalsium.

Kombinasi antara kadar air dan mineral tersebut membuat buah melon menjadi salah satu pilihan yang bagus untuk disantap tepat setelah aktivitas fisik yang panjang, berolahraga, atau saat cuaca terik panas matahari.

Pastikan untuk selalu mendapatkan keseimbangan antara cairan dan elektrolit setiap harinya. Karena jika anda kekurangan mineral tersebut, maka bisa mengganggu fungsi tubuh secara nyata, seperti misalnya pembekuan darah, kontraksi otot, keseimbangan asam, dan pengaturan cairan.

Jadi akan sangat percuma jika anda meningkatkan asupan cairan jika tanpa dibarengi dengan elektrolit dari waktu ke waktu.

Itulah beberapa manfaat melon yang penting untuk kita ketahui. Jangan lupa untuk makan buah setiap hari agar anda terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.